Clarinda

Tak banyak kisah kita kurasa Tapi tak mungkin kulupa kau, Señorita Kita di bar yang sama di pinggir Santiago de Cuba Tanganmu ada Corona dingin Tanganku Cerveza Cristal, dingin pula Selanjutnya kita bergandengan ke belakang Tak mampu kutangkis hangat matamu Tak dapat kutolak senyum nakalmu Gelombang rambutmu menuntunku Tukar cium, tukar cumbu Lidahmu menjelajah mulutku, … Continue reading Clarinda

Advertisements

Salam Terakhir

"Salam Terakhir" Simpan lagu-lagu sedihmu Tembang nostalgia membosankan itu Putar saja nomor kotor peperangan kelu Biarkan baris kata menerjang selalu Tajamkan ujung kalimatmu Asah peka, getarkan rasa Kuatkan larik-larik pedihmu Siapkan sajak-sajak kerasmu Opini yang indah berparas, Kata yang telah membekas Mari bersiap kita didera Kita menghujani maya dengan aksara #10dayswrite #novemberwrite #salamperpisahan

Anak dari Jalan

Persahabatan, jalan menuju permusuhan Pertemuan, jalan menuju perpisahan Cinta, jalan menuju kebencian Hidup, jalan menuju kematian Kita hanyalah anak kecil yang gemar bermain pada aspal hitam Berayah tujuan, beribu jalanan Melompat-lompat di sekitar pembatas jalan Menari-nari di bawah lampu jalan Berdansa-dansi pada rambu jalan Berlarih-larih anggur hitam di pinggir jalan Mungkin kita bertemu di jalan … Continue reading Anak dari Jalan

Mereka Manusia

Temanku hinggap di salah satu rantingku bertanya Apa enaknya memberikan kehidupan, tapi justru dimatikan Juga temanku yang berumah di dahanku bertanya Apa untungnya memberi napas bila napasmu dipotong Temanku yang biasa membisik daunku ikut bertanya Kenapa ketika dilempar batu kau membalas melempar buah manismu Temanku yang biasa menyiramku kala mendung pula bertanya Untuk apa melindungi … Continue reading Mereka Manusia

“Celaka Bersahaja”

"Celaka Bersahaja" Mimpi Harapan Ambisi Bagaimana bila dunia tanpa semua ini ? Mimpi akan perdamaian Harapan akan kehidupan Ambisi akan perubahan Membuat dunia jadi jauh lebih buruk Atas nama perdamaian kita berperang Atas dasar kehidupan kita bunuh-bunuhan Atas dasar perubahan kita memusnahkan Selalu mengklaim sebagai yang terbaik Betapa menyedihkan Kita celaka karena keinginan kita yang … Continue reading “Celaka Bersahaja”

Berjalan dari Awal

Sedari kau bisa membuka mata Kau telah berjalan di atas jalan penuh rintang Kau dikepung oleh segala macam sengsara Segala wujud durjana Rupa siksa merupa-rupa derita Pura derita merupa-rupa siksa Arahmu telah dikunci dengan pedih Tiap langkah kau akan mendidih Kau dibelai mesra oleh nestapa Berangkulan erat dengan trauma Bercumbulah bersama nada-nada minor Kunyah semua … Continue reading Berjalan dari Awal

Bulir Memori

"Bulir Memori" Kita bersemayam dalam butir hujan Bulir hujan yang mengalir dari tubuhmu Membuat jariku panas menjelajah Menuju titik-titik indah gumpalan kenangan Kita mengusir dingin kala itu Dimana nafasmu membara Matamu berkilat liar, hasrat pun bertahta Uap mengepul ketika air kita saling menggenggam mesra Awanmu yang berarak, melepaskanku dari cangkang jarak Tetesku yang turun, membebaskanmu … Continue reading Bulir Memori

Tentang Takdir

Mereka berkata: "Garis ditulis tepat di atas namamu Lingkaran jadi ketetapan hidupmu Kotak mengurung langkahmu Titik mengakhiri nafasmu" Tak peduli aku Aku hanya pandir Tak lebih dari geladir Lirikku bebas bersayap-sayap Larikku lepas ke sana kemari Dia boleh menggenggam nasibku Seperti manusia hidup pada ketentuan Tapi dalam puisi aku merdeka Semerdeka-merdekanya setan mengikis keimanan 13 … Continue reading Tentang Takdir

Dunia Masa Depan

Dimana manusia saling mengerti dan memahami Dimana orang-orang menjaga alamnya Dimana buruh dan tani nasibnya diperjuangkan Dimana guru dan pegawai rendah diperhatikan Dimana pemerintah mencintai rakyatnya Dimana rakyat mencintai pemerintahnya Dimana kaya tak alergi dengan yang miskin Dimana miskin tak dengki dengan yang kaya Dimana masa depan ini? Oh Tuhan, kenapa tidak kiamatkan saja dunia … Continue reading Dunia Masa Depan